Persebaya Surabaya berhasil membawa pulang tiga poin setelah menundukkan Arema FC dengan skor telak 4-0 pada laga pekan ke-30 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa.
Dalam pertandingan yang digelar tanpa penonton dan dipimpin wasit Thoriq Munir Alkatiri itu, Arema bertindak sebagai tuan rumah. Namun, Singo Edan gagal memanfaatkan status tersebut untuk meraih hasil positif.
Sejak awal laga, Persebaya tampil agresif dan lebih banyak menekan. Meski demikian, rapatnya lini pertahanan Arema yang dikawal kiper Lucas Frigeri membuat tim tamu kesulitan mencetak gol di babak pertama. Skor imbang tanpa gol pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persebaya yang mengenakan seragam kuning langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, Fransisco Rivera membuka keunggulan pada menit ke-49 melalui assist Perovic.
Arema mencoba merespons dengan sejumlah serangan, namun upaya mereka belum membuahkan hasil. Sebaliknya, Persebaya justru mendapat hadiah penalti setelah pelanggaran pemain Arema dikonfirmasi lewat VAR.
Bruno Moreira yang menjadi eksekutor gagal menuntaskan peluang karena tendangannya ditepis kiper Andhika Ramadhani. Namun bola muntah berhasil dimanfaatkan Jefferson Silva untuk mencetak gol kedua pada menit ke-76.
Persebaya semakin menjauh setelah Rivera kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-82. Pesta gol tim tamu ditutup oleh Mikael Tata yang mencetak gol keempat pada menit ke-86, sekaligus memastikan kemenangan tanpa balas.
Hingga peluit akhir dibunyikan, Arema tak mampu memperkecil ketertinggalan dan harus menerima kekalahan di kandang sendiri.
Pelatih Arema FC Marcos Vinicius Santos Goncalves mengaku kecewa berat atas hasil tersebut dan meminta maaf kepada suporter.
“Minta maaf kepada Arema. Saya malu sekali. Dari babak pertama, dia (Persebaya) bisa membaca permainan kami,” ucapnya.
Sementara itu, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai cuaca panas di Bali membuat permainan babak pertama berjalan sulit bagi kedua tim. Namun, perubahan strategi di babak kedua membuat timnya lebih efektif.
“Tidak mudah menjebol gawang Arema tapi ini menunjukkan tim kami bagus dan kerja keras,” ujar Bernardo.
Dengan hasil ini, Persebaya naik ke posisi ke-4 klasemen sementara dengan 48 poin, sedangkan Arema tertahan di peringkat ke-11 dengan 39 poin.
Susunan pemain
Arema FC: Lucas Frigeri (kiper), Ilham Rio Fahmi, Gabriel Silva, Arkhan Fikri, Joel Vinicius, Matheus Blade, Roberto Filho, Hansamu Yama, Gustavo Franca, Johan Alfarizie, Dalberto Luan Belo.
Pelatih Kepala: Marcos Vinicius Santos Goncalves.
Persebaya Surabaya: Andhika Ramadhani (kiper), Arief Catur, Risto Mitrevski, Fransisco Israel Rivera, Mihailo Perovic, Riyan Ardiansyah, Jefferson Silva, Gali Freitas, Gustavo Fernandes, Toni Firmansyah, Milos Raickovic.
Pelatih kepala: Bernardo Tavares
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026